Karya Tulis Ilmiah

Contoh Karya Tulis Ilmiah tentang Pendidikan Berkarakter dan Sederhana

Diposting pada

Contoh Karya Tulis Ilmiah tentang Pendidikan CerdasPintar.Com~ Karya Tulis Ilmiah merupakan  laporan tertulis dan diterbitkan yang menjabarkan hasil riset dari penelitian atau pengkajian yang telah di lakukan oleh seseorang atau tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang telah di kukuhkan.   Pada Kesempatan kali ini ingin berbagi contoh karya tulis ilmiah yang sederhana yang bertema pendidikan, untuk para siswa yang mendapatkan tugas dari gurunya.

Dalam penulisan sebuah karya ilmiah atau karya tulis ada beberapa faktor yang perlu di perhatikan agar tidak mempunyai makna yang lebih dari satu dalam pembuatannya. Karena bisa menimbulkan keraguan. Selain itu penulisan karya ilmiah yang berisikan data, fakta dan solusi harus secara runtut dan sistematis. Agar mudah dipahami pembacanya.

Contoh Karya Tulis Ilmiah tentang Pendidikan

Berikut contoh karya tulis ilmiah tentang pendidikan:

Contoh Karya Tulis Ilmiah Pendidikan Berjudul “Menumbuhkan Minat Pelajar Dalam Belajar”

Suatu kegiatan yang dilakukan tidak sesuai dengan keinginan akan menghasilkan hasil atau prestasi yang kurang menyenangkan. Dapat dikatakan bahwa dengan terpenuhinya minat seseorang akan mendapatkan kesenangan dan kepuasan batin yang dapat juga dijadikan motivasi. Minat ini dapat bertahan selama hidupnya.

Antusias atau kesenangan belajar merupakan faktor yang sangat penting dalam keberhasilan belajar siswa. Selain minat belajar juga dapat mendukung dan mempengaruhi proses belajar mengajar di sekolah. Tetapi dalam prakteknya tidak sedikit guru menemukan kendala di dalam kelas, karena kurangnya minat siswa dalam pelajaran tertentu. Jika  ini terjadi, maka proses belajar mengajar  akan mengalami hambatan dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Jika pada saat pelajaran berlangsung siswa kurang semangat mengikuti pelajaran, dan hanya sebagian siswa yang dapat memahami dan mengerjakan tugas dengan baik. Sebagian lainnya mengerjakan dengan terpaksa karena takut maka hasilnya pasti kurang memuaskan. Jika kondisi seperti ini , sudah menjadi tugas guru mencari cara dan upaya untuk menumbuhkan minat belajar siswa.

Konsep Minat Belajar

  • Pengertian minat

Minat adalah rasa tertarik atau keinginan yang datang dari dalam diri kita pada objek atau kegiatan tertentu tanpa ada paksaan dari luar. Selain itu minat dimulai dengan perasaan senang dan sikap positif. Minat juga menimbulkan gairah untuk memperoleh sesuatu yang diinginkan.

  • Pengertian Belajar

Belajar merupakan proses perubahan dalam diri seseorang dalam bentuk peningkatan pengetahuan, pemahaman, daya pikir, ketrampilan serta kemampuan-kemampuan lainnya. Dalam  proses belajar yang terpenting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa respon.

Stimulus merupakan apa saja yang diberikan guru untuk para siswanya, sedangkan respons adalah tanggapan atau reaksi siswa terhadap stimulus guru yang diberikan. Stimulus atau rangsangan  yang diberikan guru dan respon yang diterima siswa harus dapat diamati dan diukur.

Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar

Keberhasilan proses belajar juga sangat ditentukan oleh minat belajar para siswa. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan itu antara lain bersumber dari diri siswa sendiri, sekolah dan lingkungan.

  • Faktor dalam diri siswa, yang terdiri dari :

Aspek jasmani, meliputi kondisi fisik dan kesehatan jasmani dari siswa. Karena kondisi fisik yang bagus sangat mendukung keberhasilan belajar. Jika terjadi gangguan kesehatan misalnya indera pendengaran dan penglihatan siswa bermasalah bisa menyebabkan kurangnya minat belajar pada dirinya.

  • Faktor disekolah diantaranya bahan pelajaran dan sikap guru

Guru yang baik, ramah, pintar, disiplin dan disenangi para siswa mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membangkitkan minat belajar siswa. Karena apabila guru memiliki sikap yang tak disukai, maka akan sulit mendapati perhatian siswa dan bisa menimbulkan tak ada minat belajar. Guru harus bisa memahami perkembangan jiwa siswanya juga memperhatikan metode mengajar yang sesuai dan cocok dengan tingkat kecerdasan siswanya. Selain itu bahan pelajaran juga sangat berpengaruh untuk proses belajar. Karena pelajaran yang banyak disukai siswa akan menarik minat siswa untuk belajar lebih giat.

  • Faktor dari luar antara lain keluarga, lingkungan, teman pergaulan, bakat

Bimbingan, dukungan dan perhatian dari keluarga khususnya otang tua yang merupakan orang terdekat dalam keluarga sangat berpengaruh dalam menentukan minat belajar.

Teman pergaulan khususnya teman akrab juga sangat mempunyai pengaruh besar untuk arah minat belajar. Aktifitas yang dilakukan bersama teman akrab bisa mengurangi ketegangan dan kegoncangan yang mereka alami serta dari pergaulan itu juga memupuk pribadi yang kuat.

Jika seseorang dari kecil sudah memiliki bakat tertentu,  maka secara tidak langsung ia akan memiliki minat untuk belajar dan melakukan aktivitas yang positif sesuai bakatnya.

Baca juga:

Dari penjelasan yang dipaparkan di atas, kita dapat menarik beberapa kesimpulan yang berhubungan dengan usaha menumbuhkan minat belajar pada para siswa. Pertama, kenali dan memahami dahulu kondisi fisik dan psikologis peserta didik. Kedua, manfaatkan metode dan teknik yang bervariasi dalam mengajar dan pemberian materi pelajaran. Ketiga, memahami keadaan sekolah, lingkungan, keluarga, teman bergaul dan masyarakat agar kita bisa mencari jalan keluar dalam menumbuhkan minat belajar untuk para siswa.[RD/Bs]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *